Memiliki tim yang kuat adalah mutlak jika ingin mencapai kemajuan, karena tak ada kemenangan yang dicapai sendirian. Baik di bidang olahraga, politik, bisnis, organisasi, bahkan di rumah pun, perlu ada kerjasama yang baik dan kekompakan yang dijaga. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas cara menjaga moral tim tetap tinggi agar dapat menang bersama-sama:
1. Berikan tujuan dan arahan kerja yang jelas

Komunikasikan goal dari organisasi dan strategi untuk mencapainya dengan jelas kepada setiap anggota. Pastikan mereka mengerti apa tujuan bersama serta peran masing-masing untuk mencapai tujuan tersebut. Sekecil apapun, setiap orang memiliki peranan dalam memajukan organisasi. Ketika setiap orang mengerti hal ini, mereka akan lebih bersemangat memberikan kontribusi pada tujuan tersebut. Seorang Cleaning Service misalnya, harus sadar bahwa tugasnya bukan hanya menyapu lantai, tetapi membuat kantor bersih dan nyaman sehingga customer betah.
2. Beri Kepercayaan & Tanggung Jawab

Saling memercayai rekan satu tim menjadi kunci utama dari solidnya setiap unit. Coba berikan tanggung jawab, atau bahkan tantangan bagi staf kita. Ketika satu orang mendapatkan tugas, maka anggota lain harus benar-benar mempercayakan tugas tersebut padanya, sehingga ia merasa percaya diri dan lebih fokus. Para atasan juga harus memberikan arahan dan motivasi.
Kepercayaan harus pula didukung dengan rasa tanggung jawab. Jika di satu sisi anggota tim sudah memberi kepercayaan, maka di sisi lain yang bersangkutan juga harus dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik.
3. Buat kegiatan bersama yang seru

Beraktivitas bersama, terbukti dapat memupuk kekompakan antar anggota tim yang terbentuk. Tak heran banyak perusahaan sengaja membuat aktivitas bonding untuk para karyawannya. Ada yang membuat outbond, rekreasi, nonton bareng, karaokean, kelas memasak dan sebagainya. Coba tanyakan apa yang menurut mereka seru untuk dilakukan. Ketika berkumpul dan beraktivitas bersama di luar kantor, maka setiap orang dapat lebih memahami dan menghargai rekannya. Rasa toleransi ini akan menumbuhkan simpati dan empati, sehingga ada rasa memiliki yang kuat.
4. Bedakan urusan Personal dan Profesional

Profesionalitas jadi syarat mutlak untuk kinerja tim yang efektif dan efisien. Setiap anggota harus mampu mengesampingkan segala permasalahan pribadi dan fokus pada tugas yang dimilikinya, sehingga pekerjaan yang ditugaskan dapat dilakukan dengan baik dan sesuai standar.
5. Berikan Penghargaan

Komunikasi yang baik akan memudahkan kerja sama. Begitu juga halnya dengan saling menghargai sehingga tercipta rasa sepenanggungan yang memperkuat kerja sama tim. Misalnya, ketika ada anggota tim yang ingin melakukan ibadahnya, maka anggota tim lain diharapkan memberikan waktu dan tempat bagi rekannya. Jangan lupa merayakan keberhasilan tim atau anggota. Semua orang akan senang saat apa yang dikerjakannya berhasil dan dipuji di depan umum. Namun sebaliknya, tegorlah kesalahan secara pribadi.
Komunikasi tak berarti hanya saat rapat atau pertemuan formal. Ceritakan pencapaian peribadi dan tim, bagikan kesulitan yang kita hadapi, minta saran atau pendapat, sehingga semua merasa jadi bagian dalam tim.
