Skip to main content

East Square Business Center

mulai bisnis di tengah pandemi_eastsquare

Tak peduli kapan sebuah ide itu muncul, ide cemerlang selalu berharga dan punya kemungkinan mengubah dunia. Terutama bila didukung sistem dan perhitungan bisnis yang matang.

“Sebuah ide yang luar biasa akan tetap luar biasa.”

Meski di tengah kekacauan sosial ekonomi seperti yang terjadi di tengah pandemi Covid-19 saat ini, jika seseorang menemukan solusi bagi sebuah masalah, itu harus diwujudkan secara nyata, yaitu dalam bentuk produk atau layanan.

Ya, membuat bisnis di tengah resesi/pandemi/krisis itu memungkinkan dan bahkan menguntungkan. AirBnB dimulai di tengah krisis kepemilikan rumah di Amerika dekade lalu, dan memanfaatkan kegusaran pasar di masa itu. Ribuan bisnis rumahan muncul di tengah pandemi Covid-19 ini, mulai dari jualan sayur online, bakery rumahan, katering makanan jadi, penyedia alat kesehatan, sewa furnitur kantor, dan masih banyak lagi.

Inilah yang perlu dilakukan jika kita siap mengubah ide menjadi bisnis:

1. Temukan niche
AirBnB dan dunia pariwisata. Tidak ada waktu yang lebih baik dibanding masa di mana harga perumahan melonjak dan orang butuh pemasukan tambahan dari menyewakan kamar kosong di rumah mereka. Virus corona membuat banyak orang tidak berani pergi keluar, jadi mereka mengandalkan layanan pesan antar. Belanja online dan layanan pesan antar justru meraup keuntungan besar saat ini!  Jadi, industri mana lagi yang sekarang butuh pertolongan dan perubahan?

2. Gunakan media sosial
Cara orang bertemu berubah. Video conference, virtual meeting menjadi hal wajib bagi banyak orang. Kebutuhan akan servis dan peralatan yang menunjang kategori ini sangat tinggi sekarang! Apapun ide atau bisnis yang kita miliki, bagikan di media sosial, TikTok, Zoom, dan berbagai platform yang jadi ‘makanan utama’ orang-orang sekarang. Meski saat semua normal nanti kegiatan offline sudah diperbolehkan, menaikkan kegiatan online kita sekarang tidak akan ada ruginya koq.

3. Miliki tabungan/simpanan
Jika kita baru mengumpulkan modal untuk bisnis di saat ini jelas akan lebih sulit. Meminta investor untuk menyuntik modal juga lebih sulit dari biasanya. Inilah pentingnya memiliki tabungan/simpanan. Bukan hanya untuk keadaan darurat saja, namun juga untuk kesempatan yang tidak kita duga. Teman saya bekerja di sebuah department store di Jakarta Pusat, di mana ada beberapa tenant yang tutup akibat Covid-19. Tenant tersebut mengobral dagangannya hingga kurang dari setengah harga normal! Tentu saja teman saya langsung memborong untuk berjualan lagi. Sedih sekali bukan bila kita tidak punya simpanan untuk mengambil kesempatan ini?

4. Lihat potensi/kesempatan yang ada di balik kesulitan sekarang
Resesi berarti PHK besar-besaran. Ini berarti banyak pekerja berkemampuan tinggi di pasaran lebih banyak dari biasanya. Inilah waktu terbaik menemukan tim impianmu.
Berbagai perusahaan sekarang memberi diskon, sehingga bagi seorang wirausaha, memulai bisnis di tengah resesi justru memiliki biaya lebih rendah. Dengan lebih banyaknya orang yang terjangkit dan lockdown di kota besar, justru bisnis di kota kecil/desa lah yang masih bisa berjalan. Jadilah terbuka dan kreatif, sehingga kita dapat melihat dunia dari sisi yang lain.

5. Jadilah fleksibel
Memiliki ide cemerlang tak selamanya berarti kita harus memulai sesuatu yang baru. Mengadaptasi bisnis lama selama pandemi juga jadi pilihan, seperti banyaknya sekolah / universitas yang berpindah menggunakan platform belajar berbasis online.
Ms Holmes Bakehouse, sebuah bakery di California, berubah menjadi toko resep dan bahan roti, menjual bahan makanan dasar dan sembako di berbagai lokasinya. Canlis, sebuah resto untuk keluarga di Seattle, berubah menjadi toko burger, toko bagel, dan layanan pesan antar makanan. Para karyawan berubah tugas, ada yang menjadi pengantar makanan, sehingga tidak ada yang perlu dipecat.

Mari kita berlatih melihat peluang di balik setiap tantangan yang ada. Milikilah kemampuan beradaptasi untuk memecahkan masalah dan tantangan baru yang muncul.

Jadi, siap memulai dan mengembangkan ide bisnismu? Bergabunglah bersama EastSquare, tempat bisnis era #newnormal!

backtotop