Skip to main content

East Square Business Center

Memulai apapun dari awal memang membutuhkan keberanian dan tekad, tak terkecuali untuk bisnis. Tetapi, dengan mengetahui cara memulai bisnis yang benar, kita tidak perlu takut lagi mengembangkan bisnis sendiri dari awal. Yuk simak tips berikut untuk memulai usaha!

  1. Modal uang BUKANLAH hal utama

Ketika saya berbicara pada banyak orang, khususnya anak muda, mengapa mereka tidak memulai bisnis, alasan terbesarnya adalah “tidak punya modal cukup”. Namun, saat ditanyakan bila diberi modal Rp 100 juta, apakah mereka mampu mengelolanya? Sangat disayangkan, meski setelah diberi waktu untuk membuat proposal dan rencana matang, tidak satupun memberikan jawaban yang memuaskan, bahkan lebih dari 50% tidak pernah memberikan proposal.

Modal kemampuan/skill, relasi, manajemen/pengelolaan yang baik itu lebih penting dari hanya sekedar uang. Buktinya? Chic’s musik didirikan hanya dengan 3 unit organ bekas, sebelum berkembang menjadi Gedung yang sekarang kita tempati bersama. Uang memang jelas diperlukan, tapi bukan tak mungkin jika kita punya kemampuan, orang akan melihatnya dan memberikan modal pada kita.

Pebisnis dituntut untuk terus belajar. Dalam bisnis, kita harus melakukan semuanya, mulai dari penjualan, pemasaran, mengembangkan produk, mencari karyawan, dll. Itu sebabnya kamu perlu meningkatkan kualitas diri melalui berbagai cara seperti mengikuti workshop, mentoring, atau online course. Bisa juga dengan meningkatkan relasi dan kemampuan serta “curi ilmu” selagi bekerja pada orang lain.

  1. Pilih usaha yang dipahami / disukai

Memulai usaha sesuai passion merupakan salah satu cara memulai bisnis dari nol. Passion akan menambah motivasi untuk memulai bisnis tersebut dan mengelolanya hingga sukses. Dalam menjalankan suatu usaha, kita akan menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan modal agar semuanya berjalan sesuai rencana. Bila tidak didasari passion, semua hal yang kamu investasikan untuk membangun bisnis tersebut terasa seperti beban berat.

Yang jelas, pilihlah bidang yang memang kita pahami, jangan karena ikut-ikutan! Hanya karena teman kita sukses bukan berarti kita juga dapat menjalankannya. Butuh strategi, eksekusi yang baik. Lalu bagaimana jika itu bukan hobi/passion saya? Belajarlah mencintainya, tanamkan keyakinan bahwa kamu ingin memulai bisnis sendiri dari nol terlepas dari berbagai tantangan yang akan dihadapi nantinya.

2. Lakukan Riset

Untuk permulaan, wajib hukumnya melakukan riset pasar. Melalui riset, kita dapat mempelajari siapa target pasar, karakteristik calon pelanggan, hingga kompetitor, sehingga dapat menawarkan produk yang sesuai dan menentukan supplier atau penyedia bahan baku yang berkualitas dan terpercaya untuk usaha kita nantinya.

Riset ini tak berarti harus mahal dan ribet lho! Yang dimaksud adalah pelajari dan cari tahu sebanyak mungkin yang kita bisa, sebelum terjun ke bisnis. Dari riset pasar tersebut, kita juga akan menemukan keuntungan dan kekurangan dari jenis usaha yang akan dijalani, sehingga kita dapat meminimalisir kekurangan dan memaksimalkan kelebihan tersebut.

3. Membuat Perencanaan & Strategi yang matang

Buatlah pemetaan rencana bisnis saat ini hingga beberapa tahun ke depan, tujuan yang ingin diraih, dan berbagai upaya untuk mencapai tujuan tersebut. Selain itu, business plan juga dapat digunakan untuk meyakinkan investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan bisnis kamu. Buatlah visi misi dan perencanaan yang jelas dengan berbagai inovasi di dalamnya agar investor tidak ragu untuk memberikan kepercayaan pada bisnis tersebut.

Dalam dunia bisnis tentu ada persaingan, jadi alangkah baiknya kamu membuat keunikan dari produk / jasa yang dijalankan. Tujuannya agar setiap produk yang dipasarkan memiliki daya tarik lebih dan menarik hati konsumen. Keunikan ini bisa berbentuk brand, pencitraan, fungsi, lokasi, rasa yang berbeda atau lebih baik. Dengan menentukan keunikan produk, para konsumen akan lebih mengingat produk kita dibanding produk lain yang serupa.

4. Eksekusi. Eksekusi. Eksekusi… lalu Evaluasi

Eksekusi yang konsisten dari ide yang biasa-biasa saja akan menghasilkan lebih dari ide brilian yang tidak dijalankan dengan baik. Coba saja warteg atau warung sembako di pinggir jalan, mereka tidak memberikan inovasi hebat atau produk baru yang tidak orang lain miliki, namun tetap ada profit kan? Jadi jangan stuck hanya di rencana tapi tidak direalisasikan.

Sesudah berjalan, jangan lupa evaluasi hasilnya! Melalui evaluasi kita dapat memperbaiki setiap kesalahan yang sudah dilakukan. Trial and error tidak akan lepas dari memulai suatu usaha, dan evaluasi membantu untuk terus memperbaiki segala aspek bisnis.

Cara-cara di atas akan membantu langkahmu jika ingin membangun bisnis sendiri. Nah, buat kamu yang ingin memulai bisnis sendiri, kamu bisa mendapatkan tips dan trik dalam membangun dan mengembangkan bisnis bersama EastSquare!

Kamu juga bisa fokus menjalankan usaha karena EastSquare dapat membantu mengurus semua perizinan usaha yang akan kamu lakukan. Konsultasikan kebutuhan bisnismu bersama EastSquare sekarang!

backtotop